LENSA.TODAY, -(KABGOR)- Musda Golkar XI Kabupaten Gorontalo yang digelar Selasa (09/12/25), akhirnya mengantarkan Iskandar Mangopa sebagai Ketua DPD II Partai Golkar.
Iskandar memang bukan kader beringin yang kaleng kaleng. Dirinya dibentuk oleh partai kuning ini dengan penuh tempaan yang cukup keras.

Pernah jatuh bangun lewat dinamika internal, namun dirinya tetap tumbuh layaknya pohon beringin. Mengakar hingga dan tetap tumbuh sampai detik ini bersama organisasi politik itu.
Dirinya membangun kariernya dari bawah. Pernah dikenal lewat Profil Jaya (PROJA), usaha meubel kayu yang membawanya dikenal banyak orang.
Hingga akhirnya ditahun 1998 dia bergabung dalam partai politik. Dan Golkar adalah pilihannya saat itu. Tentu dengan alasan yang sangat kuat. Dan yang tahu hanyalah dia.
Pernah berada di level bawah partai kuning. Ka Is mulai menapaki kariernya dari PD (Pengurus Desa) lali PK (Pengurus Kecamatan) Limboto Barat.
Dari bawah itu dirinya kemudian naik menjadi pengurus DPD II sebagai Bendahara. Alur keuangan partai berada ditangannya. Roda organisasi pun berjalan lancar.
Alhasil dirinya duduk dielit Golkar Kabupaten sebagai Wakil ketua Bappilu. Amanat yang cukup berat, sebab harus bertaruh memenangkan pertarungan disetiap hajatan, baik Pileg, Pilkada hingga Pilgub.
Kini Ka Is, sang pemilik PROJA itu menjadi semangat baru partai Golkar Kabupaten Gorontalo. Dengan penuh semangat dia berjanji akan membangun partai dengan visi misinya bersama gerbongnya.
” Saya memang membangun karier di Golkar dari bawah. Maka saya memahami kondisi para kader ini di tingkat bawah. Ibaratnya Kutahu yang Kau mau,” ucapnya.
Iskandar kini bakal diperhadapkan dengan hajatan hajatan besar partai politik. Dalam suksesi Musda ada tanggung jawab besar kini berada dipundaknya.
9 kursi saat ini wajib dipertahankan bahkan harus ditingkatkan. Ada target untuk menjadi 12 kursi bagi Golkar kedepan. Dan itu akan coba senantiasa diraih Golkar lewat Iskandar dengan segala prestasinya kedepan. (*)









