LENSA.TODAY, -(KABGOR)- Komandan Kodim (Dandim) Gorontalo mengajak para generasi muda, khususnya lulusan sarjana, untuk berpartisipasi dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat pembangunan di tingkat desa.
Dandim Gorontalo, Letkol Inf Julius Jongen Matakena menyampaikan bahwa program ini menjadi kesempatan bagi para sarjana untuk terlibat langsung dalam pembangunan masyarakat melalui penguatan ekonomi desa, khususnya melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurutnya, kehadiran para sarjana di desa diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan serta membantu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal.
“Program ini merupakan peluang bagi generasi muda untuk mengabdikan diri kepada bangsa melalui pembangunan desa. Para sarjana tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja di masyarakat, tetapi juga berperan langsung dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di desa,” ujar Letkol Inf Julius Jongen Matakena.
Ia juga menegaskan bahwa program ini terbuka bagi lulusan sarjana dengan usia maksimal 35 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki komitmen untuk ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Letkol Inf Julius Jongen Matakena berharap, para pemuda di wilayah Kabupaten Gorontalo dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pendaftaran program SPPI tidak dipungut biaya dan dibuka hingga 17 April 2026. Informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi penyelenggara.
Melalui program ini, pemerintah berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi penggerak pembangunan desa serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat lokal hingga nasional. (Arb)









