LENSA.TODAY, -(GORONTALO)- Perayaan Lebaran Ketupat yang seharusnya dipenuhi sukacita hampir ternoda oleh upaya penyelundupan emas ilegal. Berkat ketelitian petugas Bandara Djalaludin Gorontalo, upaya penyelundupan ini berhasil digagalkan sebelum emas tersebut lepas ke tangan yang salah.
Kejadian bermula saat petugas Avsec yang bertugas di gedung kargo melakukan pemeriksaan semua barang yang akan dikirim melalui gedung kargo menggunakan mesin X-ray. Salah satu paket menarik perhatian karena dokumen pengiriman mencantumkan isinya sebagai kue kering. Namun, petugas mencurigai ada yang tidak sesuai antara dokumen dengan hasil pemeriksaan X-Ray.
“Prosedur kami adalah selalu memeriksa kesesuaian dokumen dengan isi barang melalui pemeriksaan X-Ray. Saat membuka paket itu, terlihat jelas bahwa isinya bukan hanya biskuit, melainkan sesuatu yang mencurigakan,” ujar Djoko Harjani, Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo. Rabu, (1/04/2026).
Setelah diperiksa lebih lanjut, paket itu ternyata berisi emas ilegal yang diduga berasal dari tambang ilegal. Temuan ini langsung memicu respons cepat pihak bandara. Barang bukti kemudian diserahkan oleh Hirsan Ronny Biki, Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat kepada Kasat Reskrim Polres Gorontalo untuk diamankan dan ditindaklanjuti.
Kasus ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kargo bukan sekadar prosedur administratif, melainkan benteng pertama dalam mencegah praktik ilegal. Saat ini, emas ilegal tersebut berada di bawah pengawasan aparat kepolisian, sementara penyelidikan untuk mengungkap pelaku penyelundupan terus berlangsung.
Keberhasilan petugas Bandara Djalaludin Gorontalo menjadi bukti bahwa kesiagaan dan ketelitian aparat sangat krusial, terutama di momen padat seperti lebaran. Dibalik kemeriahan perayaan, ancaman penyelundupan tetap mengintai, dan pengawasan ketat menjadi kunci untuk menjaga keamanan serta kepentingan negara.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi lensa.today masih berupaya melakukan komfirmasi kepada pihak Polres Gorontalo. (Arb)









