LENSA.TODAY, -(GORONTALO)- Suasana pagi di halaman parkir Bandara Djalaluddin pada Jumat (13/3/2026) tampak berbeda dari biasanya. Barisan aparat dari berbagai instansi berdiri rapi mengikuti apel gelar pasukan yang menandai peresmian Posko Terpadu Angkutan Darat, Laut, dan Udara dalam rangka menghadapi arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, yang secara resmi membuka operasional Posko Terpadu sebagai pusat koordinasi pelayanan dan pengamanan transportasi selama masa Lebaran.
Momen ini menjadi penanda kesiapan berbagai unsur pemerintah dan instansi terkait dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang setiap tahun selalu meningkat menjelang Hari Raya.
Setelah apel gelar pasukan selesai, Gubernur bersama rombongan langsung meninjau Posko Terpadu yang telah disiapkan di kawasan bandara. Di lokasi tersebut, berbagai petugas dari sektor transportasi darat, laut, dan udara tampak bersiaga, memastikan setiap sistem koordinasi berjalan dengan baik demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Tak berhenti di bandara, rombongan kemudian bergerak menuju Terminal Angkutan Bus Isimu di Kecamatan Tibawa. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi darat yang menjadi salah satu jalur utama pergerakan pemudik di wilayah Gorontalo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan dan pengelolaan transportasi selama periode Lebaran.
Kepala Bandara Djalaluddin, Jhoko Harjani, menjelaskan bahwa keberadaan Posko Terpadu ini menjadi pusat koordinasi penting dalam memantau aktivitas transportasi selama masa mudik dan arus balik.
“Posko ini menjadi titik koordinasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Kami ingin memastikan setiap penumpang yang datang maupun berangkat melalui bandara dapat terlayani dengan baik, aman, dan nyaman,” ujar Jhoko.
Ia menambahkan, pihak bandara bersama instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan operasional bandara, pengawasan keamanan, hingga peningkatan koordinasi dengan maskapai dan petugas lapangan.
Dengan beroperasinya Posko Terpadu tersebut, pemerintah berharap arus mudik dan balik Lebaran di Provinsi Gorontalo dapat berlangsung lebih tertib dan terkendali.
“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dengan perjalanan yang aman, lancar, dan penuh kenyamanan,” pungkasnya. (Arb)









