LENSA.TODAY., (GORUT) – Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Gorontalo Utara terus berupaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui kegiatan humanis bertajuk “Polantas Menyapa”.
Pada Kamis (15/01/2026), Banit Turjawali Sat Lantas Polres Gorontalo Utara, Bripka Jolandung Duniati, turun langsung ke tengah pemukiman warga untuk berdialog dan memberikan edukasi terkait pentingnya disiplin berlalu lintas.
Edukasi Sambil Ngopi Bareng Warga
Berbeda dengan razia formal di jalan raya, Bripka Jolandung memilih pendekatan yang lebih santai. Bertempat di sebuah warung kelontong milik warga, ia terlihat duduk bersama dan berdialog akrab dengan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Jolandung menekankan beberapa poin krusial kepada warga, di antaranya:
Penggunaan Helm SNI: Mengingat banyaknya mobilitas warga di jalan desa menuju jalan utama, penggunaan helm tetap menjadi kewajiban utama demi keselamatan nyawa.
Larangan Knalpot Brong: Mengimbau warga agar tidak memodifikasi kendaraan dengan knalpot yang bising karena dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan lingkungan.

Kelengkapan Surat Kendaraan: Mengingatkan masyarakat untuk selalu mengecek masa berlaku STNK dan SIM sebelum bepergian.
Membangun Kepercayaan (Public Trust)
Kasat Lantas Polres Gorontalo Utara melalui keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memangkas jarak antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tidak merasa takut atau canggung dengan kehadiran polisi. Lewat program Polantas Menyapa, kami hadir sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Harapannya, kesadaran lalu lintas tumbuh dari hati nurani, bukan karena takut ditilang,” ujar perwakilan Sat Lantas.
Respon Positif Masyarakat
Warga yang hadir menyambut baik kehadiran Bripka Jolandung. Suasana dialog berlangsung dua arah, di mana warga juga berkesempatan menyampaikan keluhan atau pertanyaan seputar pelayanan kepolisian dan kondisi jalan di wilayah mereka.
Kehadiran sosok polisi di tempat-tempat santai seperti warung dianggap lebih efektif dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, karena pesan yang disampaikan terasa lebih personal dan mudah diterima oleh berbagai kalangan usia.
Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Sat Lantas Polres Gorontalo Utara berharap angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum mereka dapat ditekan secara signifikan, serta terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga di desa-desa.









