LENSA.TODAY., (GORUT) – Ancaman abrasi yang melanda wilayah Desa Poso kembali menjadi sorotan serius DPRD Kabupaten Gorontalo Utara. Anggota DPRD, Hendra Nurdin, menilai persoalan ini perlu segera ditangani secara lebih komprehensif.
Dalam upaya mempercepat penanganan, Hendra mendorong keterlibatan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui koordinasi langsung dengan pimpinan DPRD Provinsi. Ia menekankan bahwa kehadiran pihak provinsi untuk meninjau langsung kondisi abrasi menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar level pemerintahan.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah yang terbatas menjadi salah satu kendala utama sehingga penanganan abrasi belum dapat dilakukan secara maksimal melalui APBD kabupaten.
“Hadirnya Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo merupakan bagian dari upaya kami mendorong penanganan abrasi melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi. Dengan adanya kebijakan efisiensi anggaran, penanganan ini belum bisa terakomodasi dalam APBD Kabupaten,” ujar Hendra, Sabtu (14/3/2026).
Ia menegaskan bahwa persoalan abrasi di Desa Poso membutuhkan perhatian lintas sektor dan lintas pemerintahan agar tidak berlarut-larut serta dampaknya terhadap masyarakat pesisir dapat segera diminimalisir.
Lebih lanjut, Hendra juga mendorong peran Ridwan Monoarfa sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang juga merupakan perwakilan daerah pemilihan Gorontalo Utara, untuk memperjuangkan intervensi kebijakan di tingkat provinsi.
DPRD Gorontalo Utara berharap adanya dukungan kebijakan serta alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Gorontalo agar penanganan abrasi di Desa Poso dapat segera direalisasikan, guna melindungi kawasan pesisir dan permukiman warga dari ancaman kerusakan yang lebih luas. ~A2








