IKKLAN KONI HARI PAHLAWAN

Polemik Mundurnya Aparat Desa Bumela, Diduga Kades Tak Indahkan Rekomendasi Dinas PMD

LENSA.TODAY, -(KABGOR)- Polemik mundurnya Aparat Desa Bumela, Kecamatan Bilato yang berjumlah 5 orang telah melahirkan rekomendasi berdasarkan hasil investigasi tim yang dibentuk oleh Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo (Kabgor).

Sebagaimana surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gorontalo yang ditujukan kepada Kepala Desa Bumela dengan Nomor : 140/D-PMD/410, tertanggal 11 Oktober tahun 2022, Perihal : Pengantar Hasil Investigasi yang menjelaskan bahwa sebagai tindak lanjut pelaksanaan investigasi pada Rabu, 5 Oktober 2022, maka dari itu diminta kepada Saudara untuk melaksanakan hal-hal berikut :

1. Agar menindaklajuti saran dan rekomendasi hasil investigasi.

2. Sehubungan dengan poin 1, agar melaporkan hasil pelaksanaannya.

3. Bahwa surat ini merupakan kepada saudara.

Adapun Rekomendasi Hasil Investigasi Tim Dinas PMD Kabuaten Gorontalo sebagai berikut :

Rekomendasi :

Kepala Desa.

1. Diperintahkan kepada oknum kades Bumela untuk memaksimalkan kembali 5(lima) orang perangkat desa yang telah mengundurkan diri sebagaimana surat tembusan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kab. Gorontalo tertanggal 29 September 2022. Oleh karena itu hal ini merupakan teguran dan peringatan yang wajib dilaksanakan, selambat- lambatnya 7(tujuh) hari kerja setelah surat ini disampaikan.

2. Memerintahkan oknum kades agar tidak melakukan intimidasi ancaman kepada perangkat desa berupa pemecatan, perubahan jabatan dan lainnya.

3. Kepala desa harus menciptakan hubungan yang harmonis dengan perangkat desa tanpa terkecuali sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

4. Diperintahkan kepada kades agar tidak mengulangi lagi perbuatan atau pun sikap yang dapat menimbulkan ketersinggungan.

5. Bahwa hal ini wajib menjadi perbaikan kedepan bagi Kepala Desa, karena kejadian pengunduran diri perangkat desa ini adalah kejadian yang berulang untuk kedua kalinya sejak tahun 2021. Hal ini juga merupakan tuguran yang wajib dilaksanakan, selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah suirat ini disampaikan.

Aparat Desa

1. Perangkat desa diperintahkan untuk bekerja profesional dan tetap menjaga integritas dan loyalitas sesuai tugas pokok dan tanggung jawab masing-masing.

2. Untuk menjaga rasa kenyamanan dalam melaksakan tugas-tugas sebagai perangkat desa, maka seluruh perangkat desa di larang untuk tidak melakukan hal-hal yang di luar tupoksi seorang perangkat desa.

3. Apabila ada hal-hal maupun tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa yang dianggap menyingung serta tidak beralasan, maka perangkat desa dapat melapor ke Dinas Pemeberdayaan Masyarakat Dan desa Kabupaten Gorontalo melalui Camat Bilato.

Beradasarkan Rekomendasi diatas, pihak Dinas PMD telah memerintahkan kepada Kepala Desa untuk melaksanakan hal tersebut, namun diduga Kepala Desa Bumela tidak menjalankan apa yang menjadi isi rekomendasi, melainkan Kepala Desa menyurat kembali kepada Dinas PMD Kabupaten Gorontalo sebagai bentuk klarifikasi rekomendasi tindaklanjut investigasi tentang pengunduran diri perangkat desa.

Berikut isi surat Kepala Desa tertanggal 14 Oktober 2022 yang ditujukan kepada Kepala Dinas PMD Kabupaten Gorontalo :

1. Pada Tanggal 12 Oktober Tahun 2022 Saya Selaku Kepala Desa Bumela telah menerima Surat dari Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa sebagaimana tertuang agar menindak lanjuti dan melaksanakan saran serta rekomendasi hasil infestigasi tentang pengunduran diri Perangkat Desa.

2. Pada Tanggal 12 Oktober dan hari itu pula saya menyampaikan undangan kepada perangkat desa yang telah mengundurkan diri kiranya hadir pada hari kamis tanggal 13 oktober 2022 diruang Kepala Desa Pukul 08.00.

3. Pada Tanggal 13 Oktober 2022 Para Perangkat Desa Alhamdulillah memenuhi undangan pemerintah desa atas nama kepala yang hadir pada saat itu yakni Zulaeha M Lapali, Yusnita Husain, Karmila Olii, Pinang Puti, Sevia Kasim.

4. Pertemuan tersebut dimulai pada pukul 09.00 yang di awali oleh beberapa pertanyaan oleh kepala desa kepada perangkat desa yang diundang pada saat itu, pertanyaan tersebut meliputi “Mengapa kalian telah Mengundurkan Diri dari perangkat desa…?” “Mengapa Kalian Melaporkan saya selaku kepala desa sampai terbitnya rekomondasi ini terkait dengan pengunduran diri kalian…?”

5. Adapun Jawaban dari para Perangkat desa tersebut bahwa kami mengundurkan diri memang benar-benar kamauan kami dari diri sendiri sebab kami tidak sanggup lagi melaksanakan tugas dan fungsi sebagai aparat maupun oprator.

Sebagaimana penjelasan surat Kepala Desa Bumela terkait klarifikasi surat rekomendasi oleh Dinas PMD, Aparat Desa tersebut telah membantah isi surat yang dilayangkan oleh Kepala Desa Bumela.

Adapun surat tertanggal 17 Oktober, Tahun 2022 yang mereka tujukan kepada Kepala Dinas PMD Kabupaten Gorontalo sebagai berikut :

1. Bahwa surat yang ditujukan kepada kami tidak sesuai Perintah hasil Investigasi, dimana hanya membahas klarifikasi masalah tentang Pengunduran kami.

2. Setelah kami menghadiri undangan Kades, ternyata beliau tetap masih membahas dan mengulangi lagi Perbuatan ataupun sikap yang membuat kami tidak nyaman.

3. Kades Justru memfitnah Petugas Regist Desa Melakukan Pungutan Liar Kepada Masyarakat, namun Tuduhan tersebut sudah di bantah oleh Petugas Regist Desa bahwa tuduhan yg disampaikan oleh Kades tersebut tidak Benar, dan bisa dipertanggung jawabkan.

4. Dengan demikian kami sudah mengikuti semua Perintah yang di maksud oleh Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa, namun menurut kami oknum Kepala Desa Bumela Melanggar apa yang sudah di Perintahkan lewat Surat dari Dinas Pemberdayaan Masyarkat Desa yang membuat kami kurang nyaman dan merasa tertekan.

Selain itu, sebagaimana hasil tim investigasi dari Redaksi Lensa.today, diduga sebelumnya pada tahun 2020 sejumlah 5 orang aparat desa telah mengundurkan diri. Oleh pihak Dinas PMD Kabupaten Gorontalo Kepala Desa Bumela telah diberikan sanksi Surat Peringatan Pertama (SP1).

Hal yang sama telah terjadi ditahun 2022, 5 orang aparat desa lagi telah mengundurkan diri yang diduga diakibatkan oleh intimidisi serta ancaman dari sang kepala desa. Bahkan beberapa waktu kemarin, Pemerintah Desa Bumela telah melakukan perekrutan aparat untuk mengisi kekosongan jabatan yang diakibatkan mundurnya aparat desa tahun 2020, naasnya, salah satu aparat desa yang direkrut diduga telah mengundurkan diri sebelum pelasanaan pelantikan yang alasannya belum diketahui.

Ketika dikomfirmasi kepada Sekertaris Dinas PMD Kabupaten Gorontalo melalui telepon seluler, dengan singkat dirinya menjelaskan bahwa Dinas PMD telah membuat laporan kepada Bupati Gorontalo.

” Yang pasti kami sudah membuat laporan kepada Bupati, nanti kita tunggu hasil telaah dari Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo,” singkatnya. (Arb)

Leave A Reply

Your email address will not be published.