Rabu, 24 Juni 2026
LENSA TODAY
Advertisement
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ragam
No Result
View All Result
LENSA TODAY
No Result
View All Result
Home Nasional

Mabuk, Pesta Seks, Pembunuhan Dan Ritual Demi Mempertahankan Kekuasaan

REDAKSI by REDAKSI
in Nasional, Ragam, Uncategorized
0
Mabuk, Pesta Seks, Pembunuhan Dan Ritual Demi Mempertahankan Kekuasaan
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

LENSA.TODAY, Indonesianis dari Amerika Serikat Benedict Anderson dalam tulisannya yang sangat terkenal “Gagasan tentang kekuasaan dalam Kebudayaan Jawa” menjelaskan bahwa salah satu cara dalam meraih dan mempertahankan kekuasaan adalah dengan mengumbar kenikmatan duniawi.

Mengumbar nafsu duniawi ini tidak serta merta berkaitan dengan urusan moral. Salah satu contoh yang dikemukakan oleh Ben Anderson adalah Raja Kertanegara, penguasa terakhir dari Kerajaan Singasari pada abad ke 11.

Raja Kertanegara sebagai penganut Bhaivaris (Budha Tantrayana) memiliki keyakinan bahwa kekuasaan bisa diraih lewat mabuk-mabukan dan pesta seks dan pembunuhan ritual. “Sebabnya adalah karena dalam sistem kepercayaan Bhaivaris, mengikuti hawa nafsu secara sistematis dalam bentuk yang paling ekstrem dianggap dapat menghabiskan nafsu sendiri, sehingga memungkinkan dipusatkannya kekuasaan seseorang tanpa mengalami halangan lebih lanjut,” tulis Ben.

Jadi, tujuan dari mengumbar nafsu itu adalah pemusatan kekuasaan, walau jalan yang dipilih amat berbeda dari sisi sebaliknya yaitu “membesarkan diri” dengan bertapa atau matiraga.

Menurut catatan sejarah, kala itu Raja Kertanegara bersama para patihnya berpesta pora. Mereka makan dan minum sebanyak-banyaknya, mabuk-mabukan hingga bersetubuh dengan para perempuan sepuasnya.

Perilaku ini diyakini akan menghabiskan nafsu sang raja dan menjadi jalan untuk meraih kekuasan.

Namun sejarah berkata di bawah Kertanegara justru Singasari hancur.

Keruntuhan Singasari Pada 1292 M, disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah adanya pemberontakan yang dilakukan oleh Jayakatwang pada 1292.

Sementara itu, faktor eksternal yang menyebabkan runtuhnya Kerajaan Singasari adalah serangan dari bangsa Mongol pada 1280 dan 1281 di bawah Kublai Khan.

Melalui utusannya, Kubilai Khan meminta agar Singasari tunduk di bawah kekuasaan bangsa Mongol di China. Selain itu, Kubilai Khan juga meminta agar Singasari mengirim seorang pangeran ke China sebagai bukti tunduknya mereka terhadap Kekaisaran Mongol.

Kertanegara menanggapi tuntutan tersebut dengan cara yang provokatif, melukai wajah utusan Kubilai Khan dan memerintahkannya menyampaikan pesan bahwa Singasari menolak tunduk kepada bangsa Mongol. Mengetahui hal itu, Kubilai Khan pun merasa tersinggung dan memutuskan mengirim armada perang untuk menyerang Kerajaan Singasari pada 1292.

Sementara Kertanegara sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan bangsa Mongol, tiba-tiba Jayakatwang melakukan pemberontakan di pusat Kerajaan Singasari.

Kertanegara tewas di tangan Jayakatwang dan Kerajaan Singasari jatuh ke dalam kekuasaannya. Kerajaan Singasari runtuh pada 1292 seiring dengan meninggalnya Kertanegara sebagai raja terakhir Kerajaan Singasari.

Sumber :https://www.kompas.tv/penulis/Iman-Firdaus

Previous Post

Harnessing the power of VR with Power Rangers and Snapdragon 835

Next Post

23 Celebrity Tweets You Missed From The Golden Globes

REDAKSI

REDAKSI

Next Post

23 Celebrity Tweets You Missed From The Golden Globes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Permata Hijau Kampus Perjuangan, Dr. Robby Hunawa : Warisan 10.000 Hektar yang Menjadi Kebanggaan Universitas Gorontalo
Daerah

Permata Hijau Kampus Perjuangan, Dr. Robby Hunawa : Warisan 10.000 Hektar yang Menjadi Kebanggaan Universitas Gorontalo

by REDAKSI
Juni 23, 2026
0

LENSA.TODAY, -(KAMPUS)- Di tengah arus modernisasi yang terus bergerak tanpa henti, tidak banyak perguruan tinggi yang...

Read more
Viral Dugaan Tarif Bentor Rp100 Ribu Saat PENAS, Status Facebook Dinilai Masih Sebatas Asumsi dan Perlu Pembuktian

Viral Dugaan Tarif Bentor Rp100 Ribu Saat PENAS, Status Facebook Dinilai Masih Sebatas Asumsi dan Perlu Pembuktian

Juni 22, 2026
Membangun Kepercayaan, Menguatkan Penegakan Hukum : Aspidsus Kejati Babel Hadiri Forum Elite Pidsus Kejaksaan RI

Membangun Kepercayaan, Menguatkan Penegakan Hukum : Aspidsus Kejati Babel Hadiri Forum Elite Pidsus Kejaksaan RI

Juni 15, 2026
Menaklukkan Dua Panggung, Politik & Akademik, Iskandar Mangopa Raih Gelar Magister Di Universitas Gorontalo

Menaklukkan Dua Panggung, Politik & Akademik, Iskandar Mangopa Raih Gelar Magister Di Universitas Gorontalo

Juni 12, 2026
Rakorwil NasDem Gorontalo, Gustriman Aliwu : Dari Konsolidasi Menuju Aksi Nyata untuk Rakyat

Rakorwil NasDem Gorontalo, Gustriman Aliwu : Dari Konsolidasi Menuju Aksi Nyata untuk Rakyat

Juni 10, 2026
Load More
LENSA TODAY

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Browse by Category

  • Bangka Tengah
  • Bengkalis
  • Daerah
  • DPRD Gorut
  • Edukasi
  • Gorontalo
  • Gorontalo Utara
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kabupaten Boalemo
  • Kabupaten Boalemo
  • Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  • Kabupaten Bone Bulango
  • Kabupaten Bone Bulango
  • Kabupaten Gorontalo
  • Kabupaten Gorontalo Utara
  • Kabupaten Kampar
  • Kabupaten Pasuruan
  • Kabupaten Pohuwato
  • Kampus
  • Kejaksaan Negeri Bangka Tengah
  • Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung
  • Kota Batam
  • Kota Gorontalo
  • Kota Kotamobagu
  • Kota Manado
  • Kota Palu
  • Kota Pekanbaru
  • Makassar
  • Malang
  • Nasional
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Riau
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulsel
  • Uncategorized

Recent News

Permata Hijau Kampus Perjuangan, Dr. Robby Hunawa : Warisan 10.000 Hektar yang Menjadi Kebanggaan Universitas Gorontalo

Permata Hijau Kampus Perjuangan, Dr. Robby Hunawa : Warisan 10.000 Hektar yang Menjadi Kebanggaan Universitas Gorontalo

Juni 23, 2026
Viral Dugaan Tarif Bentor Rp100 Ribu Saat PENAS, Status Facebook Dinilai Masih Sebatas Asumsi dan Perlu Pembuktian

Viral Dugaan Tarif Bentor Rp100 Ribu Saat PENAS, Status Facebook Dinilai Masih Sebatas Asumsi dan Perlu Pembuktian

Juni 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

© Copyright 2025 - All rights reserved | Proudly Hosted by Hestek Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ragam

© Copyright 2025 - All rights reserved | Proudly Hosted by Hestek Media

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In