LENSA.TODAY, -(GORONTALO)- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Perjuangan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), Rabu (23/11/2022), di Grand Q Hotel. FGD ini mengambil tema “Mempercepat Realisasi Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana Prasarana dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pekebun Sawit untuk Memperbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit Indonesia Berkelanjutan”.
FGD yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKASINDO Perjuangan Provinsi Gorontalo Periode 2022-2027 dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APKASINDO se-Gorontalo
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKASINDO Perjuangan, Alpian Arahman, yang menyerahkan pataka kepada Ketua DPW APKASINDO Perjuangan Provinsi Gorontalo , Misran Tolinggi.
Ketua DPW Apkasindo Gorontalo menjelaskan bahwa dengan hadirnya Asosiasi ini akan menjamin kesejahteraan para petani sawit yang berada diwilayah Gorontalo, khususnya Kabupaten Gorontalo, Boalemo dan Pohuwato.
” Dengan dibentuknya organisasi ini bertujuan agar dapat meningkatkan kesejahteraan para petani sawit secara menyeluruh. Melalui asosiasi ini diharapkan akan dapat memperjuangkan hak petani sawit sesuai yang ditetapkan pemerintah pusat serta fokus terhadap potensi hasil kelapa sawit yang melimpah,” ucap Misran.
Tujuan dari asosiasi ini sangatlah jelas yaitu memperjuangkan hak petani, yang mana hak petani itu harus mendapatkan fasilitas seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), replanting, sarpras, dan SDM. dana itu, kan, sudah disediakan oleh Negara.
Dalam forum FGD, pembahasannya mengarah pada peremajaan kelapa sawit, yang bertujuan untuk meningkatkan kuantitas hasil dan kualitas demi mewujudkan kesejahteraan para petani sawit.
“ Mengerti bagaimana cara bertani sawit yang benar agar hasilnya nanti maksimal dan negara kita tetap unggul melalui kelapa sawit ini,” Imbuh Misran Tolinggi.
Sebagaimana dikutip dari sambutan Ketua Umum DPP Apkasindo bahwasanya Dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi suatu daerah sehingga membentuk kemandirian daerah khususnya sentra sawit. Langkah Langkah yang diperlukan adalah penguatan kelembagaan petani sawit sehingga mempunyai posisi tawar petani yang kuat kepada mitra.
” Melalui Asosiasi ini, langkah yang diperlukan adalah penguatan kelembagaan berupa Perda yang menjadi posisi tawar dalam mewujudkan kesejahteraan Petani”, pungkas Misran Tolinggi. (Arb)










