LENSA.TODAY, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menerima kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari tiga perguruan tinggi yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo. Penyambutan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (22/6) pukul 17.30 WITA itu berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat semangat kolaborasi.
Dalam kesempatan tersebut, Adhan Dambea yang juga menjabat sebagai Ketua Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Kota Gorontalo menyambut enam tim KKN, yang terdiri atas empat tim dari Universitas Gadjah Mada, satu tim dari Universitas Negeri Gorontalo, serta satu tim dari Universitas Gorontalo.
Kehadiran para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pariwisata, hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Adhan Dambea menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar memahami kehidupan sosial masyarakat secara langsung.
“Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang tidak didapatkan di ruang kelas. Pengalaman inilah yang akan membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepekaan sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Ia juga berharap mahasiswa, khususnya yang berasal dari Universitas Gadjah Mada, dapat menghadirkan inovasi, gagasan, dan solusi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Gorontalo. Menurutnya, pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Yogyakarta dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah apabila diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain menjalankan program kerja, Wali Kota mengingatkan para peserta KKN untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pengenalan budaya, adat istiadat, serta kuliner khas Gorontalo. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, menurutnya, merupakan bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan pengabdian.
Tak lupa, ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga kesehatan selama menjalankan KKN. Kondisi fisik yang prima dinilai menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian kegiatan pengabdian dapat berjalan optimal hingga masa KKN berakhir.
Kegiatan penyambutan tersebut menjadi awal dari sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan program-program pengabdian yang inovatif, berkelanjutan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo. (***)









